ReadKaltim.com – Penguatan tata kelola pendidikan berbasis kepemimpinan yang adaptif dan kolaboratif menjadi sorotan utama dalam Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Sarjana Manajemen dan Administrasi Pendidikan Indonesia (ISMAPI) Wilayah Kalimantan Timur. Forum ini menjadi ruang konsolidasi strategis untuk menentukan arah organisasi sekaligus mempertegas kontribusi ISMAPI dalam pembangunan pendidikan daerah.
Musda yang digelar di Gedung Masjaya Universitas Mulawarman, Sabtu (17/1/2026), diikuti sekitar 80 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Peserta terdiri atas anggota, alumni, hingga calon alumni program magister dan doktor manajemen pendidikan.
Ketua Panitia Musda ISMAPI Kaltim, Prof. Dr. Laili Komariyah, M.Si., menjelaskan bahwa pelaksanaan Musda merupakan mandat langsung dari Ketua Pusat ISMAPI. Agenda utama forum ini adalah memilih dan menetapkan Ketua ISMAPI Wilayah Kalimantan Timur untuk periode 2026–2030.
Musda tahun ini mengusung tema “Penguatan Peran ISMAPI Melalui Transformasi Kepemimpinan Baru yang Kolaboratif dan Berdampak bagi Pendidikan Berkualitas.” Tema tersebut dinilai relevan dengan arah kebijakan pendidikan nasional yang menekankan perbaikan tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kepemimpinan pendidikan yang responsif terhadap perubahan.
Dalam sambutannya, Prof. Laili menegaskan bahwa ISMAPI tidak sekadar berperan sebagai organisasi profesi, melainkan juga sebagai mitra strategis pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam mendorong sistem manajemen dan administrasi pendidikan yang profesional dan berkelanjutan.
Ia juga menyampaikan bahwa seluruh rangkaian Musda berlangsung secara tertib dan mengedepankan musyawarah mufakat. Menurutnya, semangat kebersamaan dan komitmen kolektif menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan forum tersebut.
“Kegiatan musyawarah daerah ISMAPI Wilayah Kalimantan Timur ini berjalan dengan lancar, sukses dan musyawarah mufakat,” ujarnya.
Lebih jauh, ia berharap peran ISMAPI ke depan semakin kuat dalam mendukung pembangunan pendidikan di Kalimantan Timur, khususnya pada aspek penguatan tata kelola, peningkatan kualitas SDM, serta pengembangan kepemimpinan pendidikan yang adaptif dan kolaboratif.
Ia menambahkan, salah satu fokus ISMAPI adalah membantu satuan pendidikan dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip manajemen secara sistematis. Menurutnya, lemahnya pemahaman fungsi manajemen—mulai dari perencanaan hingga pengawasan—masih menjadi akar berbagai persoalan pendidikan.
“Peran kami itu memberikan pelatihan-pelatihan, memberikan penyegaran terkait apa sih sebenarnya manajemen, apa yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin satuan pendidikan,” jelasnya.
Dalam Musda tersebut, Dr. Rozak Fahruddin., M.Pd., terpilih sebagai Ketua ISMAPI Kaltim periode 2026–2030. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menerjemahkan ilmu manajemen pendidikan secara lebih aplikatif di tingkat satuan pendidikan.
“Harapannya, tata kelola pendidikan itu semakin meningkat, baik dari segi pelayanan, relevansi, maupun kualitasnya,” pungkasnya.






