Example 728x250
Samarinda

Ade Rahayu: Persoalan GratisPol di ITK Tuntas, Mahasiswa Putuskan Tetap Lanjutkan Studi

73
×

Ade Rahayu: Persoalan GratisPol di ITK Tuntas, Mahasiswa Putuskan Tetap Lanjutkan Studi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Readkaltim.com – Setelah melalui proses dialog dan pendampingan, persoalan yang sempat muncul dalam pelaksanaan program GratisPol di Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Balikpapan akhirnya mencapai titik penyelesaian. Mahasiswi Magister S2 Manajemen Teknologi Kelas Eksekutif ITK angkatan 2025, Ade Rahayu Putri Jaya, menegaskan bahwa solusi yang dihasilkan telah diterima mahasiswa dan dinilai sebagai langkah terbaik bagi keberlanjutan studi.

“Alhamdulillah, kami telah mendapatkan solusi terbaik atas permasalahan yang kami hadapi melalui kerjasama dan komunikasi yang baik antara pihak ITK dan pihak Pemprov Kaltim,” kata Ade saat menyampaikan klarifikasi.

Ia menjelaskan, penyelesaian masalah tersebut tidak terlepas dari sikap terbuka pihak kampus yang bersedia duduk bersama dan mencari jalan keluar secara konstruktif. Menurut Ade, dukungan ITK dalam proses klarifikasi dan penyelesaian menjadi bentuk komitmen institusi pendidikan terhadap mahasiswa.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak ITK yang telah banyak membantu dalam proses penyelesaian permasalahan terkait program GratisPol,” ujarnya.

Selain peran kampus, Ade juga menyoroti kontribusi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang telah memfasilitasi komunikasi antara mahasiswa dan pihak terkait. Ia menilai kehadiran pemerintah daerah penting untuk memastikan kebijakan pendidikan berjalan selaras dengan kondisi di lapangan.

“Ucapan terima kasih turut kami sampaikan kepada pihak pemerintah provinsi yang telah memfasilitasi dan membantu menyelesaikan permasalahan ini antara kami dan pihak iptek hingga tercapai solusi yang baik,” ungkap Ade.

Dalam keterangannya, Ade turut mengapresiasi peran media dan berbagai elemen masyarakat yang mengawal isu GratisPol secara objektif. Menurutnya, pemberitaan yang berimbang membantu proses penyelesaian tanpa memperkeruh suasana.

“Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada rekan media serta teman-teman yang telah bersikap netral dan profesional dalam membantu serta mengawal permasalahan ini,” tuturnya.

Ade juga menyampaikan rekomendasi bagi mahasiswa lain yang masih menghadapi kendala serupa. Ia mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan jalur pendampingan hukum agar proses penyelesaian berjalan tertib dan terarah.

“Bagi teman-teman mahasiswa yang masih mengalami kendala terkait program GratisPol, kami menyarankan agar dapat langsung mengajukan pendampingan ke LBH Samarinda,” katanya, seraya mengapresiasi peran lembaga tersebut yang telah mendampingi mahasiswa.

Lebih jauh, Ade berharap ke depan program GratisPol dapat disosialisasikan secara lebih detail dan menyeluruh sejak awal. Menurutnya, kejelasan informasi mulai dari pendaftaran hingga persyaratan teknis sangat penting untuk mencegah munculnya persoalan serupa.

“Kami berharap kedepannya program gratis pol dapat disosialisasikan dengan lebih jelas sejak awal,” ujarnya.

Sebagai hasil dari solusi yang telah dicapai, Ade menegaskan bahwa mahasiswa memilih untuk tetap melanjutkan pendidikan. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan seluruh opsi yang ada dan memastikan hak serta kepastian studi tetap terjaga.

“Kami juga sepakat untuk tidak mengundurkan diri dan tetap melanjutkan kuliah karena solusi yang diberikan merupakan yang terbaik bagi kami,” pungkasnya.

Example 120x600