Example 728x250
DPRD Kota Samarinda

Iswandi Optimistis UMKM Jadi Motor Penguatan Ekonomi Lokal

6
×

Iswandi Optimistis UMKM Jadi Motor Penguatan Ekonomi Lokal

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Readkaltim.com, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menilai pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus menjadi agenda prioritas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, penguatan UMKM juga diyakini mampu memperluas lapangan kerja dan meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, mengatakan pemberdayaan UMKM perlu dilakukan secara menyeluruh melalui kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga peningkatan kapasitas usaha agar mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi. Menurutnya, pemerintah memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat sekaligus menjaga stabilitas daya beli masyarakat.

“Komisi II DPRD Kota Samarinda memandang bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjaga daya beli masyarakat, memperkuat pelaku UMKM, dan memastikan pasar rakyat tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi yang sehat, kompetitif, dan terjangkau,” jelas Iswandi pada awak media saat ditemui di ruangannya, Senin (03/08/2026).

Lebih lanjut, Iswandi menilai pola pembinaan terhadap pelaku UMKM perlu diarahkan pada peningkatan kualitas usaha secara berkelanjutan. Dengan demikian, pelaku usaha kecil dapat berkembang menjadi bagian penting dalam memperkuat struktur ekonomi daerah dan tidak lagi bergantung pada bantuan sesaat.

“Komisi II mendorong agar UMKM tidak hanya menjadi objek bantuan sosial, tetapi naik kelas menjadi pelaku ekonomi yang produktif dan berdaya saing,” imbuhnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Komisi II DPRD Samarinda mendorong pemerintah menghadirkan berbagai dukungan konkret, mulai dari kemudahan akses pembiayaan, pendampingan pengelolaan usaha, peningkatan literasi keuangan, digitalisasi pemasaran, hingga fasilitasi sertifikasi produk seperti halal, PIRT, dan BPOM. Di sisi lain, perluasan akses pasar melalui belanja pemerintah maupun kemitraan dengan sektor swasta juga dinilai menjadi langkah strategis.

Melalui berbagai upaya tersebut, Komisi II berharap kapasitas pelaku UMKM terus meningkat sehingga mampu mendongkrak omzet usaha, membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda.

Example 120x600